Fakta dan Mitos tentang Kucing Kembang Telon

Facebook
Twitter
LinkedIn
Telegram
WhatsApp
Email

Table of Contents

Kucing kembang telon alias calico memang terkenal unik. Ketika kucing lain memiliki satu atau dua warna, doi punya tiga warna lho! Benar-benar sangat unik dan menggemaskan ya!

Perpaduan warna kucing kembang telon pun sangat khas. Biasanya akan memiliki perpaduan antara putih, kekuningan, dan hitam. Dan jumlahnya pun cukup banyak di Indonesia. Pernahkah kamu memiliki kucing kembang telon ini?

Namun, ada fakta dan mitos beredar mengenai kucing kembang telon. Alhasil ketika melihatnya di jalan, orang akan teringat akan fakta mitos itu. Apa sih fakta dan mitos seputar kucing calico ini?

Oke langsung saja kita bahas poin-poinnya.

Kucing dengan Genetik Misterius

Menurut hasil penelitian dari para ilmuwan, ternyata calico memiliki genetik yang misterius. Sebab, hampir semua kucing dengan tiga pola warna memiliki dua kromosom X. Alias betina.

Pembawa warna bulu kucing adalah kromosom X. Ketika salah satu kromosom dinonaktifkan, kemudian polanya random. Hal itu membuat pola warna kembang telon tidak pernah sama.

Sampai sekarang bahkan penelitian tentang kucing ini terus ada. Dan masih dianggap sangat menarik.

Masa Hidupnya

Masa hidup atau umur kucing calico tidak jauh berbeda dengan kucing lain. Rata-rata mampu mencapai usia 12-16 tahun. Panjang atau pendek sesuai dengan kepiawaian pemiliknya.

Jika dirawat dengan baik sehingga kondisinya sehat, ia bisa berumur lebih panjang. Bahkan lebih dari 16 tahun.

Kebanyakan Berjenis Kelamin Betina

Kamu akan sangat jarang menemui kucing kembang telon berjenis kelamin jantan. Hampir semua anggotanya betina. Uniknya, 99.9% kucing ini selalu betina. Kemungkinan untuk berjenis  kelamin jantan sangatlah kecil.

Calico Jantan Pasti Steril

Meskipun sebagian besar calico berjeni betina, tetapi tetap ada kemungkinan kecil muncul kelamin jantan. Tetapi si jantan ini akan lahir dengan kelainan bernama sindrom klinefelter.

Alias mereka lahir dengan kondisi steril alami. Selain steril, biasanya pun akan mengalami masalah kesehatan. Alhasil sangat sulit ditemukan calico jantan bisa hidup sampai dewasa.

Tidak Bisa Dirancang Kelahirannya

Ketika kamu ingin kucing mix dome, kamu bisa kawinkan kucing domestik dengan ras. Jadilah kucing domestik dengan bulu lembut seperti kucing ras. Untuk masalah calico, kamu sama sekali tidak bisa merancangnya.

Dan memang sulit untuk merancangnya. Karena ia lahir karena pengaruh genetika kromosom. Bukan sekadar dari keturunan saja.

Calico Bukan Menunjukkan Ras

Kucing calico atau kembang telon bukanlah ras. Nama calico itu menunjukkan pola warna pada bulunya. Dengan artian, kucing jenis apapun bisa berpotensi lahir sebagai calico.

Entah itu kucing dengan ras rambut panjang maupun pendek. Dari kucing kecil hingga besar semua memiliki potensi sama. Jadi memang ini hanya istilah pola warna saja ya! Jangan salah sebut.

Kucing kembang telon hadir dengan keunikan tersendiri. Memang begitulah kucing, masing-masing punya karakter dan tidak bisa dibandingkan. Sebab semua unik dengan karakternya masing-masing.

Nah, sudah tahu kan fakta dan mitos mengenai kucing kembang telon? Apakah kamu tertarik untuk memelihara satu di rumah? Kalau tidak sengaja menemukan, adopsi saja guys! Keunikan calico tidak bisa ditemukan pada kucing tipe lain. Barangkali kamu akan lebih bahagia setelah memeliharanya.

Artikel Lainnya